Mahasiswa Magister Manajemen IBIK Dampingi TKMP di Kabupaten Bogor: Wujud Nyata Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Pendampingan Mahasiswa pada TKMP Bogor

Sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Program Magister Manajemen Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), sebagai pendamping dalam program Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) di Kabupaten Bogor.

TKMP merupakan program dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dirancang untuk membantu warga memulai usaha mikro kecil. Peserta mendapat bimbingan, pelatihan, dan dukungan permodalan awal. Tujuannya agar peserta bisa membangun usaha yang layak dan berkelanjutan. Program pendampingan yang dilakukan berlangsung selama dua bulan, melibatkan para pelaku usaha pemula untuk meningkatkan kapasitas bisnis dan manajerial mereka.

Dalam program ini, mahasiswa berperan sebagai pendamping yang memberikan berbagai pelatihan dan asistensi, di antaranya:

1. Penyusunan Business Model Canvas (BMC)

TKMP dibimbing memahami dan menyusun model bisnis yang jelas, mulai dari value proposition, segmentasi pelanggan, alur distribusi, hingga struktur biaya. Melalui pendampingan ini, para pelaku usaha dapat memiliki gambaran bisnis yang lebih terarah dan mudah dieksekusi.

2. Strategi Pemasaran yang Efektif

Mahasiswa memberikan pelatihan mengenai strategi pemasaran modern, baik secara offline maupun digital. TKMP diberi pengetahuan ringkas akan teknik memahami perilaku konsumen, menentukan target pasar, hingga merancang strategi promosi yang hemat biaya namun berdampak optimal.

3. Pencatatan Keuangan Sederhana

Agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan, para pelaku usaha diberikan pelatihan pencatatan keuangan praktis. Peserta belajar mengelola kas, mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta memahami pentingnya laporan keuangan bagi perkembangan usaha.

4. Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB)

TKMP juga dibantu membuat NIB sebagai identitas legal usaha mereka. Dengan adanya perizinan ini, para pelaku usaha punya peluang lebih besar untuk mengakses bantuan pemerintah, pembiayaan, hingga peluang kemitraan.

TKMP Bogor antusias dalam pendampingan

Sebagai pendamping, mahasiswa merasakan pengalaman langsung berinteraksi dengan masyarakat dan memahami tantangan nyata dalam dunia usaha. Salah seorang mahasiswa peserta PkM menyampaikan:

“Pendampingan ini memberikan pengalaman luar biasa bagi kami. Kami tidak hanya mengaplikasikan teori yang dipelajari di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana pengetahuan tersebut dapat membantu pelaku usaha berkembang. Melihat peserta antusias dan usaha mereka semakin terarah menjadi kepuasan tersendiri.”

Program ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Mereka memperoleh kesempatan mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kritis, problem solving, serta kemampuan pendampingan yang menjadi bekal penting di dunia kerja. Bagi Program Magister Manajemen IBI Kesatuan, kegiatan ini mempertegas komitmen institusi dalam mewujudkan misinya untuk mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Pendampingan TKMP Pemula di Kabupaten Bogor menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat mendorong peningkatan kapasitas usaha, memperkuat kemandirian ekonomi, dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. IBI Kesatuan melalui kegiatan ini terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam dunia akademik, tetapi juga hadir langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis: Siti Sarah (Mahasiswa S2 Manajemen IBIK Angkatan 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *