Jurnal Scopus yang Discontinued Edisi September 2025
Scopus adalah salah satu basis data abstrak dan sitasi terbesar dan tepercaya untuk penelitian akademis. Dikelola oleh Elsevier, Scopus mengindeks jurnal, prosiding konferensi, dan buku dari seluruh dunia. Scopus membantu para peneliti, institusi, dan pembuat kebijakan untuk menemukan pengetahuan ilmiah yang andal dan melacak kinerja penelitian. Karena perannya yang penting dalam menjaga kualitas penelitian, Scopus secara berkala mengevaluasi semua jurnal yang termasuk dalam basis datanya.
Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap jurnal yang terdaftar di Scopus terus memenuhi standar integritas akademik, kualitas editorial, dan etika penerbitan. Jurnal yang gagal memenuhi standar ini dapat dihentikan (Discontinued) yang berarti jurnal tersebut tidak akan lagi terindeks di Scopus. Namun, artikel yang diterbitkan sebelumnya akan tetap ada di basis data, meskipun jurnal itu sendiri tidak lagi aktif dalam pengindeksan di masa mendatang.
Scopus mengikuti proses yang terstruktur dan ketat dalam memutuskan apakah suatu jurnal harus dihentikan. Content Selection and Advisory Board (CSAB), sebuah komite internasional independen yang terdiri dari para ahli subjek, meninjau kinerja jurnal menggunakan sejumlah indikator. Ini mencakup metrik sitasi, praktik peer review, etika publikasi, keberagaman penulis, dan transparansi proses editorial.
Evaluasi ini kabarnya tidak dimaksudkan untuk menghukum jurnal, tetapi untuk melindungi integritas komunikasi ilmiah global. Scopus bertujuan untuk memastikan bahwa para peneliti yang menggunakan basis datanya dapat mempercayai kualitas dan keandalan materi yang terindeks. Oleh karena itu, penghentian merupakan bagian dari sistem kendali mutu berkelanjutan Scopus.
Untuk bulan September 2025, Scopus telah merilis pembaruan terbarunya tentang jurnal-jurnal yang dihentikan (discontinued). Dalam edisi ini, 13 jurnal telah resmi dihentikan dari Scopus. Berikut adalah daftar 13 jurnal yang dihentikan dalam pembaruan Scopus September 2025 (sumber data klik di sini).

Program studi Magister Manajemen Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK), sebagai program studi Magister Manajemen di Bogor, berkomitmen tinggi untuk memberikan yang terbaik untuk para mahasiswa terkait publikasi. Program studi Magister Manajemen IBIK akan memberikan pengetahuan terbaik kepada para mahasiswa, dalam memilih jurnal yang baik untuk mempublikasikan karya ilmiahnya. Salah satu kompetensi yang diajarkan adalah para mahasiswa Magister Manajemen IBIK mampu untuk mengidentifikasi jurnal-jurnal yang berpotensi untuk discontinued.
Kompetensi ini sangat dibutuhkan untuk menunjang profil lulusan, sebagai tenaga pendidik maupun peneliti madya profesional di bidang Manajemen. Program studi Magister Manajemen IBIK berkomitmen dengan sungguh-sungguh untuk menjadi program studi Magister Manajemen terbaik di Bogor dalam waktu dekat.